comunidad educacion

cara menggugurkan kandungan
0 comentarios 0 Seguidores 0 Siguiendo 0 reputación
Prosedur untuk melakukan proses menggugurkan kandungan sebenarnya akan bergantung pada usia kehamilan Anda. Jika berada pada trimester pertama, kemungkinan besar Anda akan menjalani prosedur aspirasi vakum. Sementara itu, apabila berada di trimester kedua (sudah lebih dari 13 minggu kehamilan), Anda kemungkinan akan menjalani prosedur dilatasi dan evakuasi (D&E ). Nah, jika usia kehamilan Anda sudah memasuki trimester ketiga, prosedur yang dianjurkan adalah dilatasi dan ekstraksi (D&X) Aspirasi vakum Prosedur ini biasanya dilakukan selama kurang lebih 10 menit. Untuk melakukan prosedur ini, dokter akan meminta Anda berbaring di atas tempat tidur khusus yang memungkinkan Anda bisa menekuk lutut. Dokter akan memasukkan alat yang disebut dengan spekulum ke dalam vagina Anda. Alat ini berfungsi untuk melebarkan vagina sehingga dokter bisa melihat leher rahim Anda. Setelahnya, dokter akan menyeka vagina dan leher rahim Anda dengan larutan antiseptik. Dokter kemudian akan menyuntikkan obat bius ke leher rahim dan memasukkan tabung kecil yang melekat pada mesin isap (vakum) ke rahim Anda. Isi rahim Anda pun dibersihkan. Prosedur ini hanya boleh dilakukan oleh dokter terlatih, di rumah sakit. Dibandingkan dengan cara menggugurkan hamil kandungan lainnya, prosedur ini terhitung tidak terlalu menyakitkan. Meski begitu, mungkin Anda akan merasa kram perut karena rahim akan berkontraksi ketika jaringan diangkat. Perlu dipahami bahwa cara menggugurkan kehamilan kandungan yang satu ini tidak bisa dijalankan untuk semua kasus. Jika ibu hamil mengalami gangguan pembekuan darah, kondisi rahim yang tidak normal, serta terjadi infeksi panggul, aspirasi vakum bukanlah pilihan yang tepat. Dilatasi dan evakuasi Cara menggugurkan kandungan yang ini biasanya direkomendasikan dokter ketika usia kandungan sudah memasuki trimester kedua dan janin Anda mengalami masalah serius. Dilatasi dan evakuasi sendiri adalah prosedur yang mengombinasikan aspirasi vakum, forcep (alat penjepit khusus), dan dilatasi kuret. Pada hari pertama, dokter akan membuat serviks melebar agar lebih mudah menghilangkan jaringan kehamilan. Pada hari kedua, dokter menggunakan forcep untuk mengangkat janin dan plasenta, serta akan menggunakan alat seperti sendok yang disebut kuret untuk mengikis lapisan rahim. Prosedur ini akan menyakitkan, tetapi dokter biasanya akan memberikan obat untuk mengurangi rasa sakitnya. Dokter umumnya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 menit untuk melakukan prosedur ini. Dilatasi dan ekstraksi Dilatasi dan ekstraksi adalah prosedur yang dilakukan dokter kita terjadi masalah serius pada ibu dan janin ketika usia kehamilan lebih dari 21 minggu. Secara umum prosedur ini tak berbeda jauh dengan dilatasi dan evakuasi. Bedanya, prosedur ini melibatkan pembedahan untuk mengakhiri kandungan. Jika diperlukan, dokter mungkin akan melakukan induksi persalinan, histerotomi, dan histerektomi. Ketika seseorang diindikasikan mengalami masalah pada kehamilannya, aborsi kadang menjadi salah satu cara menggugurkan kandungan yang harus ditempuh. Hal itu dilakukan demi keselamatan pasien, tentunya dengan persetujuan si ibu dan pasangannya. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Mengikuti arahannya dengan cermat juga dapat membantu Anda menjalankan prosedur ini dengan risiko yang lebih minim.

Actividad

  • 0 comentarios, sigues 0 temas
  • Pertenece desde hace 23 days
  • Perfil 37 veces visto
  • Hace 3 semanas alguién estuvo aquí

Reputación

Total 0
0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0

Votos

0 votos recibidos 0/100 0up 0down
0 votos emitidos 0/100 0up 0down

Comentarios TOP

No se ha publicado ninguna respuesta todavía.

Nuevos temas

No se ha hecho ninguna pregunta todavía.